Home / News

Wednesday, 6 January 2021 - 06:00 WIB

Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Kaltim, Masyarakat Bakal Divaksin Serentak pada 14 Januari 2021

Boks vaksin Covid-19 saat tiba di Balikpapan. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

Boks vaksin Covid-19 saat tiba di Balikpapan. (Satria Mega Dirgantara/Wayout.id)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN –  Pada Selasa (5/1/2021), kabar terkait vaksin Covid-19 untuk Kaltim akhirnya mulai jelas. Sebanyak 25.520 dosis vaksin Covid-19 tiba di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Vaksin buatan Sinovac tersebut didistribusikan oleh PT Bio Farma, termasuk pengiriman ke Bumi Mulawarman. Selanjutnya, 25 ribuan dosis vaksin ini langsung menuju Samarinda melalui akses darat pada pukul 11.00 Wita.

Vaksin akan disimpan sementara di gudang vaksin Dinas Kesehatan Kaltim, Jalan Anggur, Samarinda. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak.

“Vaksin sudah tiba di Kaltim, sementara disimpan dulu di gudang vaksin Dinas Kesehatan Kaltim,” kata Andi, dikonfirmasi Selasa siang (5/1/2021).

Meski telah tiba di Kaltim, Andi menegaskan vaksin belum bisa digunakan. Saat ini pihak satgas bersama Dinas Kesehatan Kaltim masih menunggu surat rekomendasi atau izin dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan pendistribusian ke setiap kabupaten/kota.

Bila izin sudah dikeluarkan BPOM, barulah vaksin dapat digunakan untuk vaksinasi fase pertama, dengan target tenaga medis. “Setelah keluar EUA dari BPOM, baru didistribusikan ke kabupaten/kota,” pungkasnya.

Proses vaksinasi rencananya akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia, Kamis 14 Januari 2021 mendatang. Usai melakukan penjalanan panjang dari Jakarta ke Balikpapan jalur udara, dilanjutkan jalur darat ke Samarinda.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, dr Padilah Mante Runa mengatakan, setelah tiba di Samarinda, vaksin akan disimpan dalam ruangan khusus bersuhu rendah.

“Kulkas yang ada di dalam itu, vaksin kami simpan di kulkas. Saya masuk tadi ke dalam dingin banget. Saya sudah tes tadi,” kata dr Padilah, Selasa (5/1/2021).

Untuk menyiasati jika terjadi mati listrik hingga dikhawatirkan mengganggu suhu ruangan penyimpanan vaksin, Dinas Kesehatan Kaltim telah menyiapkan generator set (genset). Genset akan dimonitor setiap waktu, guna memastikan kelancaran suplai listrik.

Baca Juga:  Pasien Terpapar Covid-19 di Kaltim Sudah Tembus 19 Ribuan, Samarinda dan Kutim Tertinggi

“Ada genset, aman. Gensetnya selalu dimonitor,” jelasnya.

Dengan gerakan 3M, Drs H Safaruddin mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pudink/Wayout.id)

Sementara untuk keamanan penyimpanan, gudang vaksin akan mendapat penjagaan berlapis hingga proses distribusi ke kabupaten/kota. Penjagaan dilakukan oleh pihak sekuriti, dibantu aparat keamanan yang disiagakan.

“Pengamanan dilakukan sekuriti, dan dibantu pihak aparat,” tegasnya.

Diketahui, gudang vaksin milik Dinas Kesehatan Kaltim berbentuk pool room atau ruangan dingin yang digunakan untuk menyimpan vaksin sesuai dengan standar spesifikasi yang ditentukan pemerintah pusat.

Suhu penyimpanan berada di kisaran 2 hingga 8 derajat Celsius. Hal tersebut guna mencagah vaksin mengalami kerusakan. (***)

Reporter: Satria Mega Dirgantara

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Jembatan Dondang Retak Gegara Ditabrak Tongkang, Dishub Kaltim Masih Menunggu Hasil Penyelidikan

News

Dua Orang Jadi Tersangka di Demo Omnibus Law di Samarinda, Aliansi Mahakam Menggugat: Kami yang Dituduh

News

Kaltim Dianggap Berhasil Menurunkan Angka Kasus Covid-19, Kini Sudah Jadi Rujukan Nasional

News

Gelar Aksi Bagi Masker, Pemerintah Kota dan TNI/Polri Sosialisasikan Protokol Kesehatan di Balikpapan

News

Dinas Kesehatan Samarinda Buka Pendaftaran untuk Vaksinasi, Belum Ada Kejelasan soal Jatah Vaksin

News

Balikpapan, Kukar, dan Samarinda Masuk Kategori Risiko Tinggi

News

Satu Pasien Sudah Dinyatakan Sembuh, Mahulu Kembali Dinyatakan Bebas dari Virus Corona

News

Hasil Tes Swab Massal di Bandara APT Pranoto Samarinda, 160 Pegawai Dinyatakan Negatif Covid-19