Home / News

Saturday, 16 January 2021 - 06:00 WIB

Dilarang Gelar Resepsi Pernikahan di Balikpapan, Meski Sudah Pegang Izin Tetap Ditunda

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan resmi menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Salah satu yang terdampak yakni gelaran resepsi pernikahan.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 300/142/Pem tentang PPKM untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Balikpapan.

Selama PPKM berlangsung 15–29 Januari, warga hanya boleh melaksanakan akad nikah atau pemberkatan dengan protokol kesehatan yang ketat. Adapun resepsi sementara ditunda.

Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan sementara ini menghentikan pemberian rekomendasi kegiatan.

“Bagi yang sudah keluar izinnya saat ini kalau bisa ditunda dulu. Namun, kalau tidak bisa, kita minta protokol kesehatannya dijalankan dengan ketat,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

Selama PPKM, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan tidak mengeluarkan rekomendasi resepsi pernikahan. Setidaknya terdapat 100-an izin pernikahan yang menumpuk meminta rekomendasi.

Dengan gerakan 3M, Drs H Safaruddin mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pudink/Wayout.id)

“Kalau akad nikah saja boleh dengan jumlah yang terbatas, tapi kami minta resepsi ditunda dulu sementara PPKM,” tegas Rizal yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan itu.

Terkait penundaan resepsi, Rizal meminta persatuan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) tidak memberikan penalti terhadap penyelenggara acara. Namun, cukup menggeser atau reschedule.

“PHRI sudah setuju tidak memberi penalti kepada mereka yang sudah booking tempat. Tapi hanya menggeser waktu acara,” tuturnya.

Pemerintah juga memberlakukan kembali jam malam hingga 22.00 Wita. Pihaknya mengimbau masyarakat menunda kegiatan yang menimbulkan potensi berkerumunan dan mengumpulkan massa. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Pasien Terpapar Covid-19 di Berau Melonjak, Kini Delapan Daerah di Kaltim Masuk Zona Merah

News

500 Ribu Tenaga Kesehatan Telah Divaksin, Kementerian Kesehatan Gelar Vaksinasi Massal di Sejumlah Kota

News

109 Dokter Meninggal Akibat Covid-19, Tiga di Antaranya dari Kaltim

News

Iduladha Dirayakan di Tengah Melonjaknya Covid-19, Safaruddin: Esensi Berkurban Adalah untuk Membantu Sesama

News

Program Percepatan Vaksinasi di Balikpapan, Safaruddin Apresiasi Antusiasme Masyarakat

News

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Petugas Bandara APT Pranoto Samarinda Jalan Tes Swab Massal

News

394 Orang Terpapar Covid-19 pada Akhir Pekan, Tujuh Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

News

Sudah 5.354 Orang Terpapar Virus, Penyebaran Covid-19 di Kaltim Mengkhawatirkan