Home / Politik

Tuesday, 26 January 2021 - 06:00 WIB

Safaruddin Dijagokan untuk Memimpin KKSS Kaltim, Banjir Dukungan dari Masyarakat

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim yang juga anggota DPR RI Dapil Kaltim, Drs H Safaruddin. (Pudink/Wayout.id)

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim yang juga anggota DPR RI Dapil Kaltim, Drs H Safaruddin. (Pudink/Wayout.id)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Siapakah sosok yang akan memimpin Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Bumi Mulawarman? Jawabannya menunggu hasil musyawarah paguyuban itu.

Kendati demikian, beberapa nama mulai bermunculan. Salah satunya adalah anggota DPR RI Dapil Kaltim, Drs H Safaruddin. Munculnya nama anggota komisi III itu terungkap dalam sebuah polling online di alamat: https://pollie.app/fof8x

Kapolda Kaltim 2015-2018 itu berada di posisi puncak polling sementara. Beberapa nama juga muncul. Mulai Wali Kota Samarinda terpilih, Andi Harun, hingga anggota DPR RI Dapil Kaltim Rudy Mas’ud serta Rektor Universitas Mulawarman, Prof Mas Jaya.

“Siapakah menurut Anda bacalon (bakal calon) ketua BPW KKSS Kalimantan Timur yang Layak memimpin untuk periode 2021-2026,” demikian bunyi judul dalam polling tersebut.

Di Benua Etam, ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu memimpin perolehan polling sementara, mengungguli tokoh-tokoh Sulawesi Selatan lainnya.

Munculnya Nama Safaruddin

Siapa tak kenal sosok satu ini. Namanya begitu melekat di hati masyarakat Benua Etam. Murah senyum dan humoris jadi pembawaannya. Memiliki prestasi gemilang, tak membuatnya melayang. Justru dia terus berdedikasi untuk masyarakat.

Dia adalah Irjen Pol (Purn) Drs Safaruddin SH. Masyarakat mulai mengenalnya sebagai Kapolda Kaltim. Meski sudah pensiun dari Korps Bhayangkara, namun jenderal bintang dua yang aktif berdakwah ini tetap mengabdikan diri untuk masyarakat.

Kini, pria kelahiran Sengkang 10 Februari 1960 itu dipilih rakyat untuk menjadi wakil di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Safaruddin pun kembali mengabdi lewat cara berbeda. Melalui jalur politik. Julukan “Jenderal Pilihan Rakyat” pun kini melekat pada dirinya.

Safaruddin mengabdikan hidupnya di kepolisian sejak bergabung di Akpol pada 1984. Selama 34 tahun pengabdiannya, dia begitu kenyang pengalaman. Kariernya di kepolisian dimulai saat menjabat sebagai Kapolsekta Gorontalo Barat dan berlanjut menjabat sebagai Kapolsekta Gorontalo Selatan, Polda Sulut di medio 1984 hingga 1988.

Baca Juga:  Sudah Tiga Calon Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, Dua dari Kaltim

Kariernya terus menanjak tatkala diangkat menjadi Kepala Reserse Polresta Manado Polda Sulut pada tahun 1988. Tercatat, Safaruddin pernah menjabat sebagai kapolres di beberapa wilayah. Yakni Kapolresta Surabaya Timur Polwil Tabes Surabaya Polda Jatim (2000), Kapolres Tulungagung Polwil Kediri Polda Jatim (2001), dan Kapolres Metro Jakbar Polda Metro Jaya (2005).

Sebelum menjabat sebagai Kapolda Kaltim periode 2015-2018, Safaruddin sudah mengemban jabatan prestisius di bidang intelijen. Dia dipercaya menjabat sebagai Wakabaintelkam Polri.

Boleh dikata, Safaruddin punya pengalaman segudang tatkala menjadi pelayan masyarakat. Hampir seluruh wilayah di Indonesia menjadi medan tugasnya. Dia pun paham betul bagaimana mengabdi dan melayani masyarakat.

Jika biasanya seorang jenderal pensiun memilih untuk istirahat, tidak demikian dengan Safaruddin. Usai pensiun, dia malah bertarung pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim. Saat itu dia maju sebagai calon wakil gubernur (wagub).

Namun, keberuntungan tidak berpihak padanya. Kendati demikian, Allah punya rencana lain. Safaruddin tetap menjalankan niat mulianya mengabdi untuk masyarakat lewat jalur lainnya. Bahkan lebih prestisius. Anggota DPR RI.

Maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Safaruddin pun lolos ke Senayan. Itu menjadi bukti bahwa masyarakat Kaltim sangat mencintai Safaruddin.

Bicara soal penghargaan, Safaruddin memang jagonya. Saat menjabat sebagai Kapolda Kaltim, dia berhasil menorehkan prestasi gemilang. Dia berhasil mewujudkan pembinaan sumber daya manusia (SDM) serta proses perekrutan Polri terbaik yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Dia pun juga mendapatkan penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden Joko Widodo sebagai tanda kepahlawanan untuk anggota Polri yang telah menunjukkan keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan luar biasa melampaui panggilan tanpa merugikan tugas pokok.

Baca Juga:  Dipanggil Bawaslu, Calon Wali Kota Samarinda: Masa Diundang Orang Enggak Hadir

Penghargaan itu ia terima, antara lain karena kiprahnya menyukseskan Program Bhabinkamtibmas dengan menjadi guru, guru mengaji, penyuluhan kamtibmas di pedesaan/kabupaten seluruh Kaltim/Kaltara.

Yang paling ekstrem, Safaruddin menyebar nomor telepon pribadinya dan memerintahkan seluruh kapolres melakukan hal serupa. Tujuannya adalah, agar dia bisa berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat. Wajar saja jika dia begitu cepat mendapat informasi apapun. Untuk urusan interaksi, Safaruddin juga mendapat penghargaan dari Kapolri lantaran mampu mengelola media sosial dengan baik.

Tak hanya itu saja, dia juga sukses meluncurkan program Pelayanan Kepolisian Langsung (Amplang). Ini adalah program pelayanan berbasis android. Pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Izin Mengemudi (SIM), surat kehilangan, hingga respon cepat pengaduan tindak kejahatan bisa dilakukan. Oleh karenanya, dia mendapat penghargaan dari Kementerian Keuangan RI dalam kategori Penatausahaan Barang Milik Negara untuk wilayah kerja Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kaltim.

Meski sudah pensiun dari kepolisian, namun Safaruddin tetap mengabdi kepada masyarakat. Sebagai wakil rakyat yang tetap mengabdi untuk masyarakat.

Tentang Safaruddin

  • Nama: Irjen Pol (Purn) Drs Safaruddin SH
  • Panggilan: Safaruddin, Safar
  • Lahir: Sengkang, 10 Februari 1960
  • Istri: Ny Renny Safaruddin
  • Anak: 2 (dua)

Riwayat Pendidikan

  • SD Muhammadiyah Kompiri 1, (1966-1972)
  • SMPN 122 Kampiri (1972-1975)
  • SMA Muhammadiyah Ujung Padang (1975-1978)
  • Akpol (1984)
  • PTIK (1992)
  • Sespim (1999)
  • Sespati (2008)
  • Lemhanas (2013)

Riwayat Pekerjaan

  • Kapolsekta Gorontalo Barat Polda Sulut (1984)
  • Kapolsekta Gorontalo Selatan Polda Sulut (1986)
  • Kepala Reserse Polresta Manado Polda Sulut (1988)
  • Kasubbag Min Puskodalops Polda Sumbagsel (1992)
  • Kepala Bagian Serse Polwil Lampung Polda Sumbagsel (1993-1996)
  • Kabag Serse Tipiter Direktorat Serse Polda Jatim (1999)
  • Kapolresta Surabaya Timur Polwil Tabes Surabaya Polda Jatim (2000)
  • Kapolres Tulungagung Polwil Kediri Polda Jatim (2001)
  • Kabag Binkar Ro SDM Polda Jatim (2003)
  • Kabag Umum Bareskrim Mabes Polri (2004)
  • Kapolres Metro Jakbar Polda Metro Jaya (2005)
  • Karo Pers Polda Jatim (2006)
  • Analis Kebijakan Madya Bid Jianstra SSDM Polri (2007)
  • Kabag Jianbang Rolitbang Sderenbang Polri (2008)
  • Kabag Analisis dan Evaluasi Robinops Sdeops Polri (2009)
  • Wakapolda Kalbar (2010-2013)
  • Karowatpers SSDM Polri (2014-2015)
  • Wakabaintelkam Polri (2015)
  • Kapolda Kaltim (2015-2018)
  • Anggota DPR RI (2019-)
Baca Juga:  Dugaan Pelanggaran Kampanye di Kota Tepian, Bawaslu Samarinda Temukan Bukti Minyak dan Kartu Nama

Riwayat Organisasi

  • Ketua DPD PDI Perjuangan Prov. Kalimantan Timur (2018-)

(***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Sudah Tiga Calon Kepala Daerah Meninggal karena Covid-19, Dua dari Kaltim

Politik

Tak Dukung Calon yang Diusung Partainya, Kader PDI Perjuangan Bakal Kena Sanksi

Politik

Didukung Partai Berkarya di Pilkada Samarinda, Andi Harun: Vitamin Politik Luar Biasa

Politik

Rumah Jabatan Belum Ditempati Ketua Dewan, DPRD Samarinda Sebut Sudah Temui Pihak Terkait

Politik

Kualitas SDM Kutim Harus Ditingkatkan, Mahyunadi-Kinsu Akan Benahi Tiga Sektor Berikut Ini

Politik

Suara Sah Mahyunadi-Kinsu Dianggap Hangus, BSPN Kaltim Ungkap Dugaan Pelanggaran di Kecamatan Busang

Politik

Demi Menangkan Sulaiman-Ikhwan, PDI Perjuangan Kaltim Terjunkan BSPN Daerah ke Paser

Politik

PDI Perjuangan Beri Pelatihan Para Saksi, Safaruddin: Mahyunadi-Kinsu Sangat Tepat Memimpin Kutim