Home / News

Thursday, 28 January 2021 - 06:00 WIB

Tenaga Kesehatan Balikpapan Mulai Divaksin, Lima Orang Positif saat Rapid Test Antigen Acak

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Pelaksanaan vaksinasi di Kota Balikpapan bakal dipercepat dari jadwal yang telah direncanakan sebelumnya. Sesuai instruksi surat yang baru saja diterima Dinas Kesehatan Balikpapan dari Kementerian Kesehatan agar kepala dinas kesehatan untuk segera menyelesaikan proses vaksinasi paling lambat tanggal 31 Januari 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty memaparkan bahwa pada Rabu (27/1/2021) siang sudah memulai vaksinasi kepada tenaga kesehatan yang dilakukan di tujuh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang telah teregistrasi.

“Sebanyak 73 tenaga kesehatan atau sama dengan 1,3 persen dari total tenaga kesehatan di Kota Balikpapan yang telah menjalani vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan berjalan lancar dan sejauh ini belum ada keluhan pasca disuntik vaksin,”  ungkapnya.

Setiap tenaga kesehatan yang telah diberikan vaksinasi Covid-19 akan diberikan surat keterangan berupa kartu vaksinasi Covid-19 atau sertifikat elektronik.

“Dari 73 tenaga kesehatan tersebut, di antaranya dr Rusna Azizah Aziz yang menjabat sebagai pimpinan Puskesmas Telaga Sari dan dr Akhmad Irawan dari Puskesmas Teritip telah selesai melakukan vaksinasi pertama dan mendapatkan e-sertifikat,” kata Dio, sapaan Andi Sri Juliarty.

Dengan gerakan 3M, Drs H Safaruddin mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pudink/Wayout.id)

Selain tenaga kesehatan, tahap awal vaksinasi ini juga menyasar 10 tokoh masyarakat di Kota Balikpapan. Pemerintah tengah mempersiapkan siapa saja 10 orang tokoh untuk divaksinasi pada Jumat (29/1/2021) besok.

“Dari 10 tokoh, di antaranya Wakapolda Kaltim, Kepala BPN Kaltim, Ketua DPRD Kota Balikpapan, Dandim 09/05, Kapolresta, Kadis Capil, Danlanud Dhomber, Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama, Ketua Umum PGI Balikpapan, Ketua RT 09 Batu Ampar”, beber Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi saat pers rilis.

Baca Juga:  Dilarang Berkunjung ke Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Ada Apa Ya?

Terkait perkembangan kasus Covid-19, Rizal selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan kembali mengumumkan situasi terkini. Dilaporkan, terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 206 kasus, sementara kasus selesai isolasi mencapai 135 orang, dan tiga kasus meninggal dunia.

“Tingginya kasus hari ini didasari oleh banyaknya masyarakat yang melakukan pemeriksaan mandiri, sementara itu klaster yang paling menonjol adalah klaster perkantoran,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi kapasitas rumah sakit yang menangani Covid-19 di Kota Balikpapan saat ini sebanyak 75 tempat tidur isolasi dari total 467 tempat tidur, sedangkan untuk ruang ICU terdapat empat tempat tidur dari total 38 tempat tidur dengan rincian tiga ruang ICU bayi dan anak dan satu dewasa.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana menginformasikan, hasil test rapid antigen acak dan penegakan protokol kesehatan pada hari ketiga ini.

“Didapatkan dua pengguna jalan yang terindikasi positif Covid-19 dari hasil test antigen acak, yang keduanya dari KTP luar daerah, sehingga jika di total terdapat lima pengguna jalan yang positif selama tiga hari operasi dari total 141 test,” ungkapnya. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Antisipasi Covid-19, Gubernur Kaltim Bakal Keluarkan Edaran untuk Batasi Kegiatan Natal dan Tahun Baru

News

Usai Pilkada Samarinda, Dinas Kesehatan Tak Temukan Adanya Lonjakan Kasus Covid-19

News

Jebolnya Tanggul Batu Bara di Berau Rendam Rumah Warga, Safaruddin Desak Polisi Selidiki

News

Lima Wartawan Jadi Korban Kebrutalan Polisi, Ini Jawaban Kapolresta Samarinda

News

Terkait Temuan Layanan Rapid Test Antigen dengan Alat Bekas, Politisi PDI Perjuangan: Polda Kaltim Harus Lakukan Langkah Preventif

News

Pasien Terpapar Covid-19 Bertambah 479 Orang, Balikpapan Menjadi Penyumbang Terbanyak

News

Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Samarinda, THM Dilarang Beroperasi hingga 8 Oktober

News

Berjuang Selama 12 Hari untuk Sembuh dari Covid-19, Bupati Berau Tutup Usia