Home / Politik

Thursday, 28 January 2021 - 06:00 WIB

Thohari Aziz Meninggal Jelang Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Balikpapan, Safaruddin: Beliau Orang Baik

Anggota DPR RI yang juga Ketua PDI Perjuangan Kaltim, Drs H Safaruddin menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Thohari Aziz. (Pudink/Wayout.id)

Anggota DPR RI yang juga Ketua PDI Perjuangan Kaltim, Drs H Safaruddin menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Thohari Aziz. (Pudink/Wayout.id)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Duka mendalam menyelimuti warga Kota Balikpapan, khususnya keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Salah seorang kader terbaik mereka, Thohari Aziz tutup usia, Rabu (27/1/2021) sekira pukul 17.30 Wita di Rumah Sakit (RS) Pertamina Balikpapan. Bapak dua anak ini itu tutup usia setelah berjuang melawan Covid-19.

Thohari merupakan Wakil Wali Kota Balikpapan sekaligus ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan. Pada pemilihan kepala daerah (pilkada) lalu, pria yang identik dengan tagline “Wes Wayahe” itu berpasangan dengan Rahmad Mas’ud. Rencananya, dalam beberapa bulan ke depan, keduanya akan dilantik untuk menjadi pemimpin Kota Minyak.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim, Drs H Safaruddin kaget mendengar kabar duka tersebut. Menurutnya, Thohari adalah kader terbaik banteng moncong putih di Bumi Mulawarman. Tak hanya itu, kemenangannya dalam pilkada juga menjadi bukti bahwa Thohari begitu dicintai oleh masyarakat Balikpapan.

“Saya bersaksi, beliau (Thohari, Red.) adalah kader terbaik yang dimiliki PDI Perjuangan. Selamat jalan kader terbaik PDI Perjuangan, semoga husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Amin,” tulis Safaruddin melalui akun Instagram-nya, di safaruddin84.

Saat dihubungi langsung, Kapolda Kaltim 2015-2018 itu mengungkapkan, Thohari punya jasa besar dalam membangun partai. “Beliau membangun PDI Perjuangan di Balikpapan, sangat luar biasa. Kemarin ikut pilkada (2020) dan mampu memenangkannya,” jelas anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim itu.

Safaruddin yang duduk di Komisi III DPR RI pun mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya pengurus, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan untuk bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan.

Menurutnya, mematuhi protokol kesehatan sangat penting untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Ayo, turunkan risiko penularan Covid-19 dengan 3 M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan,” kata Kapolda Kaltim 20115-2018 itu.

Baca Juga:  Datangi Kantor KPU, Andi Harun-Rusmadi Daftar Pertama di Pilkada Samarinda

Diakuinya, pandemi Covid-19 memberikan efek yang luar biasa. Di mana salah satu yang paling terpukul adalah sektor perekonomian. Tidak sedikit pengusaha yang gulung tikar, pedagang sepi pembeli, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) yang merajalela.

“Untuk mengakhiri pandemi Covid-19, penyebaran virusnya harus dihentikan. Untuk itulah, mari ikuti protokol kesehatan. Jika menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar, maka pandemi akan berakhir. Dengan demikian, sektor ekonomi bisa berjalan normal lagi,” katanya.

Dia pun mendorong pemerintah untuk intens memberikan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat. Oleh karenanya, butuh kerja sama antara seluruh stake holders  agar pandemi ini segera berlalu.

Dengan gerakan 3M, Drs H Safaruddin mengajak masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Pudink/Wayout.id)

Diberitakan, Thohari meninggal setelah mendapat perawatan selama 10 hari di RS Pertamina Balikpapan. Politisi partai PDI Perjuangan itu bahkan telah dinyatakan negatif Covid-19 sesaat sebelum meninggal.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengatakan, Thohari dirawat di ruang ICU. Dalam masa perawatannya, Thohari mendapat perawatan intensif yang ditangani tim dokter rumah sakit itu.

“Sulit mengklasifikasi kritis atau tidak karena penanganan harus sangat intensif dan beliau berada di ICU,” kata Rizal yang juga ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan.

Jenazah Thohari dikebumikan sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19 di tempat pemakaman umum (TPU) terpadu kilometer 15, Balikpapan Utara, Rabu (27/1/2021) usai Isya.

Sosok Thohari Aziz

Meninggalnya Thohari tentu bikin kaget semua pihak. Pasalnya, Thohari dikenal sebagai sosok yang selalu sehat, bugar, dan tampil bekerja maksimal untuk publik.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Balikpapan, Budiono Sastro mengatakan, dalam bekerja, Thohari selalu maksimal dan turun ke lapangan menyapa masyarakat.

“Mungkin beliau mengalami kelelahan usai menjalani aktivitas Pilkada Balikpapan. Sehingga kondisi fisik yang tak stabil dan kurang fit, membuatnya mudah terjangkit Covid-19,” katanya.

Baca Juga:  Akademisi di Samarinda Beri Pendapat soal Seruan Judicial Review UU Ciptaker ke MK

Istri Thohari, Risti Utami Dewi mengatakan, suami tercinta sebelumnya tetap beraktivitas seperti biasa dan rutin olahraga. “Jumat pagi, pekan lalu (22/1/2021) ada gejala demam dan langsung dibawa ke RS Pertamina,” katanya.

Untuk diketahui, Thohari lahir di Magetan, Jawa Timur pada 12 Juli 1970 silam. Thohari melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Balikpapan. Dalam karier politiknya, Thohari menjabat sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan.

Sebelum ikut kontestasi pilkada, Thohari menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Balikpapan sejak 10 Oktober 2019.

Thohari meninggalkan istrinya, Risti Utami Dewi dan dikaruniai dua anak. Selain itu semasa hidup, Thohari aktif dalam beberapa organisasi, seperti ketua DPC GMNI Balikpapan (1996-2013), ketua DPD Persatuan Alumni GMNI (2010-2013), ketua PABBSI Balikpapan (2017-2021). Hingga akhirnya, terpilih sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan yang digelar 9 Desember 2020.

Di Pilkada 2020, Thohari yang berpasangan dengan Rahmad Mas’uddiusung Partai Golkar, PDI Perjuangan, Demokrat, Gerindra, PPP, PKS, PKB, dan Perindo. Pasangan ini melawan kolom kosong dan menang dengan perolehan suara 62 persen. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Cegah Penyebaran Covid-19 saat Pencoblosan, TPS Akan Disemprot Disinfektan Tiap 3 Jam

Politik

Warga Desa Mekar Baru Sambut Kedatangan Mahyunadi, Satu Suara untuk Kutim Makin Maju

Politik

Beredar Flyer Barkati-Darlis Bergambar Mendiang Siswadi, Ketua PDI  Perjuangan Kaltim Ingatkan Sanksi

Politik

Demi Wujudkan Kecintaan kepada Tokoh Idolanya, Gadis Cilik Ini Lukis Wajah Mahyunadi-Kinsu

Politik

Inilah Nomor Urut Para Calon Kepala Daerah di Kaltim, Mana Pilihanmu?

Politik

MUI-BPOM Pastikan Vaksin Covid-19 Halal dan Aman, Safaruddin Imbau Masyarakat Tak Cemas Jalani Vaksinasi

Politik

Sekelompok Massa Datangi Kantor KPU Samarinda, Guru Besar Unmul Imbau Tak Ada Intervensi

Politik

Awang Yacoub Tak Terima “Ditinggal” PAN, Darlis Persilakan Protes ke DPP