Home / News

Monday, 15 March 2021 - 20:55 WIB

Kluster Perusahaan Masih Mendominasi di Balikpapan, Pemerintah Bentuk Satgas Terpadu

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan menyampaikan perkembangan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per Senin (15/3/2021) sebanyak 65 kasus baru, selesai isolasi sebanyak 66 kasus, dan empat kasus meninggal dunia.

“Pada kasus hari ini masih didominasi oleh klaster perusahaan, ada juga tenaga kesehatan dan wartawan online,” ujarnya.

Satgas terpadu sudah dibentuk untuk mengantisipasi tingginya kasus di klaster perusahaan.

“Satgas terpadu tersebut terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketenagakerjaan dan Satpol PP yang tugasnya menangani kasus di klaster perusahaan yang memilki dua kasus atau lebih,” terang Rizal.

Di tempat yang sama, Andi Sri Juliarty selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan menyampaikan perkembangan keterisian rumah sakit di Kota Balikpapan.

“Terdapat 299 tempat tidur isolasi dari total 523 tempat tidur isolasi di seluruh Rumah Sakit yang menangani Covid-19 di Kota Balikpapan. Sedangkan untuk ruang ICU tersedia 10 ruangan termasuk ICU anak dan bayi dari total 42 ICU,” ungkap Dio, sapaannya.

Dio juga menyampaikan terkait kedatangan vaksin yang di peruntukan bagi pekerja pelayanan publik.

“Pagi tadi telah tiba vaksin sebanyak 13.380 vial untuk Provinsi Kalimantan Timur. Sementara Kota Balikpapan menerima jatah vaksin sebanyak 1.040 vial yang akan digunakan untuk vaksinasi kedua pekerja pelayanan publik yang akan dimulai besok, Selasa 16 Maret 2021 hingga satu minggu kedepan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Balikpapak Zulkifli menyampaikan perkembangan zonasi wilayah Covid-19 pada masa PPKM berbasis mikro di Kota Balikpapan.

“Dari 1.684 RT, terdapat 1.202 RT yang berada di Zona Hijau dari 1.133 pada minggu lalu. Kemudian Zona Kuning terdapat 481 RT dari total 551 RT dari minggu lalu. Jadi dapat disimpulkan Zona Hijau nya meningkat, sementara Zona Kuning menurun,” ungkapnya.

Baca Juga:  Demo Tolak Omnibus Law di Samarinda, Puluhan Pelajar Diamankan Polisi

Sebelum mengakhiri rilis, Dio menyampaikan hasil evaluasi selama satu minggu terakhir dapat di rasakan dengan melonggarnya keterisian rumah sakit, turunnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang disertai dengan menurunnya angka kematian.

“Berdasarkan hasil evaluasi dan analisis, penurunan sebanyak 50 persen ini di dasari oleh kombinasi dari PPKM Mikro, vaksinasi, kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan, serta peningkatan pelayanan di Rumah Sakit. Hal ini dapat di lihat juga dari jumlah testing Covid-19 yang mencapai angka 7.000 dalam satu minggu ini, dengan kasus terkonfirmasi yang menurun di bawah angka 100 perharinya,” tutupnya. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Kasus Dugaan Korupsi di Perusda PT AKU Terungkap, Kejati Kaltim Tetapkan Direksi dan Rekanan Jadi Tersangka

News

Kasus Covid-19 di Kota Balikpapan Terus Melandai, Rumah Sakit Mulai Buka Pelayanan Normal

News

Kasus Covid-19 Terus Mengalami Peningkatan, Kaltim Berada di Peringkat 6 Indonesia

News

Suami-Istri, Rektor Unmul dan Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Positif Covid-19

News

Para Minggu 20 Desember 2020, Pasien Terpapar Covid-19 di Kaltim Bertambah 155 Kasus

News

Isu Penyebaran Covid-19 lewat Seprai Menyeruak dan Handuk, Begini Penjelasan dari PHRI Kaltim

News

Jatam Sebut Dua Anak Tewas di Lubang Tambang, Ini Jawaban ESDM Kaltim

News

Samarinda Makin Gawat, Ada 52 Klaster Keluarga Terpapar Virus