Home / Aspirasi

Friday, 9 April 2021 - 13:16 WIB

Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Seluruh Kaltim, Safaruddin: Mari Kita Lebih Waspada

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Samarinda mencatat, kondisi cuaca ekstrem akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hujan dan angin kencang pun diprediksi bakal terjadi beberapa hari ke depan.

Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Drs H Safaruddin mengajak seluruh masyarakat Benua Etam untuk lebih waspada. “Mari kita lebih waspada seminggu ke depan karena cuaca di Kaltim hujan berangin,” kata ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu.

Di samping itu, Safaruddin juga mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian ke luar rumah ketika cuaca sedang tidak bersahabat. Pasalnya, potensi terjadinya pohon tumbang, jalan longsor, hujan lebat, hingga angin kencang dapat terjadi kapan saja.

“Sebaiknya menghindari jalan raya, pantai, atau daerah yang ada banyak pohonnya. Bahaya. Jika cuaca sedang tidak bersahabat saat melakukan perjalanan, lebih baik berteduh dulu di tempat yang aman. Dan, jangan lupa sediakan payung dan mantel bagi pengendara motor,” imbau anggota Komisi III DPR RI itu.

Bagi daerah rawan banjir, Safaruddin mengajak masyarakat untuk bergotong royong membersihkan parit, drainase, dan sungai untuk menghindari penyumbatan. Dengan demikian, luapan air saat hujan terjadi bisa dicegah.

Sekadar informasi, BMKG Samarinda mencatat potensi hujan harian, dalam enam hari ke depan seluruh wilayah di Kaltim berpotensi terjadi hujan. Intensitasnya pun bervariasi, dari yang sedang hingga lebat. Bahkan dapat disertai petir dan angin kencang.

Penyebab dari kondisi cuaca belakangan ini akibat dari adanya belokan angin di wilayah Kaltim, sehingga menimbulkan pertumbuhan awan hujan. Penyebab lainnya anomali suhu permukaan laut di wilayah Selat Makassar bernilai satu sampai tiga derajat Celsius, juga ikut menyumbangkan pertumbuhan awan hujan.

Baca Juga:  Masyarakat Samboja Curhat soal Infrastruktur ke Safaruddin, Berharap Agar Penerangan Jalan dan Air Bersih

Hal tersebut meningkatkan potensi penguapan, penambahan massa uap air juga menyebabkan pertumbuhan awan hujan. Namun potensi terjadinya hujan bakal berkurang ketika memasuki musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada awal Juli mendatang. (***)

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Aspirasi

Perkuat Ketahanan Pangan Kaltim, Politisi PDI Perjuangan Ini Menaruh Perhatian Pada Sektor Pertanian

Aspirasi

Koalisi #BersihkanIndonesia Desak Dokumen Kontrak PKP2B Dibuka ke Publik

Aspirasi

Warga Curhat soal Pandemi hingga Sembako, Safaruddin: Insya Allah Kita Bantu dan Perjuangkan

Aspirasi

Komisi III Kunjungan Kerja ke Polda Kaltim, Safaruddin: Pengamanan Pilkada dan Pencegahan Covid-19 Prioritas

Aspirasi

Masyarakat Samboja Curhat soal Infrastruktur ke Safaruddin, Berharap Agar Penerangan Jalan dan Air Bersih

Aspirasi

Safaruddin: Setelah Tuntaskan RUU MK, DPR Bahas RUU Kejaksaan

Aspirasi

Kaltim Berstatus Zona Merah, Safaruddin: Waspada Penyebaran Covid-19 di Lapas dan Rutan

Aspirasi

Silaturahmi dengan Warga Sulawesi, Safaruddin Malah Diminta Pimpin Kaltim