Home / Politik

Tuesday, 13 April 2021 - 14:59 WIB

Puasa di Tengah Pandemi Covid-19, Safaruddin: Ramadan Adalah Bulan yang Begitu Istimewa

WAYOUT.ID, JAKARTA – Ramadan tahun ini masih dalam situasi pandemi. Kedisiplinan adalah bentuk pengendalian nafsu sebagaimana yang diajarkan oleh spirit Ramadan. Kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan juga menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan juga masyarakat.

Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Drs H Safaruddin mengingatkan, segala bentuk aktivitas ibadah selama Ramadan harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan 5 M, yakni: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Dengan keberkahan Ramadan, semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu. Puasa itu perisai. Puasa itu menyehatkan. Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa. Taqabballahu minna waminkum, syiyamana wa shiyamakum. Semoga Allah menerima ibadah puasa dan mengabulkan segala doa kita. Amin ya Robbal Alamin,” harap Safaruddin.

Saat ini, lanjut anggota Komisi III DPR RI itu, berbagai ujian menyambut masyarakat Indonesia. Selain pandemi Covid-19 yang belum juga sirna, rentetan aksi terorisme juga terjadi di beberapa tempat di tanah air. Oleh karena itulah, Ramadan menjadi momen untuk menyatukan bangsa dan negara.

“Ramadan adalah kesempatan untuk menata diri menjadi pribadi yang lebin baik lagi. Dan mari menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum pendidikan jiwa agar menjadi umat beragama yang menghargai berbagai perbedaan untuk memuliakan sesama, untuk Indonesia yang lebih baik,” kata Kapolda Kaltim 2015-2018 tersebut.

Di samping itu, Safaruddin yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu juga mengingatkan keistimewaan Ramadan. Menurutnya, Ramadan adalah momentum untuk memperbanyak ibadah guna mendekatkan diri kepada Allah SWT, menebar kebaikan, memupuk silaturahmi, dan melakukan introspeksi diri.

“Ramadan adalah bulan yang begitu istimewa. Mereka yang mencintai kebaikan, diseru untuk bergembira, memanfaatkan berjuta keistimewaan yang ada di dalamnya. Sebaliknya, mereka yang masih suka berbuat kejahatan, dan keburukan, diseru untuk berhenti, dan introspeksi diri,” katanya. (***)

Baca Juga:  Angka Pasien Terpapar Covid-19 di Kaltim Kian Meroket, Terjadi Penambahan 512 Kasus Baru

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

Politik

Warga Desa Mekar Baru Sambut Kedatangan Mahyunadi, Satu Suara untuk Kutim Makin Maju

Politik

Usung Sembilan Pasangan Calon, Ini Pesan Ketua PDI Perjuangan Kaltim

Politik

Pencoblosan Telah Usai, Tiga Daerah di Kaltim Ajukan Gugatan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

Politik

Sederet Alasan Mengapa Mahyunadi-Kinsu Bakal Membawa Kutim Makin Maju

Politik

Dua Daerah di Kaltim Perpanjang Pendaftaran Calon Kepala Daerah, Mana Saja

Politik

Gubernur-Wakil Gubernur Pastikan Pilkada Lancar, Imbau Semua Pihak Saling Menghormati

Politik

Barkati-Darlis Terakhir Mendaftar, Pilkada Samarinda Diikuti Tiga Kontestan

Politik

Wujudkan Kota Bontang Hebat dan Beradab, Basri Rase-Najirah Adi Darma Tingkatkan Sarana Ibadah dan Olahraga