Home / News

Wednesday, 28 April 2021 - 18:30 WIB

Terkait Temuan Layanan Rapid Test Antigen dengan Alat Bekas, Politisi PDI Perjuangan: Polda Kaltim Harus Lakukan Langkah Preventif

ilustrasi. (ist)

ilustrasi. (ist)

WAYOUT.ID, BALIKPAPAN – Usai terungkapnya kasus kecurangan layanan rapid test antigen menggunakan alat medis kedaluwarsa di Bandara Internasional Kualanamu, anggota DPR RI Dapil Kaltim, Drs H Safaruddin angkat bicara. Dia mengimbau agar jajaran Polda Kaltim melakukan langkah pencegahan di wilayah hukumnya.

Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim itu menegaskan, kecurangan rapid test antigen tidak hanya merugikan masyarakat. Namun juga berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19. Pasalnya, pemeriksaan kesehatan penumpang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jangan sampai kejadian di Sumatera Utara terjadi di Kaltim. Oleh karena itu, Polda Kaltim harus mengambil langkah preventif. Apalagi saat ini aktivitas bandara di Kaltim semakin padat jelang Lebaran,” tegas anggota Komisi III DPR RI yang membidangi hukum, keamanan, dan hak asasi manusia itu.

Safaruddin sangat menyayangkan kecurangan yang melibatkan petugas medis di Bandara Internasional Kualanamu itu. Apalagi alat pengambilan sampel hanya dicuci dengan air. Hal ini tentunya dapat menyebabkan penyebaran Covid-19 semakin masif.

“Di Kaltim ini ada beberapa bandara, termasuk dua bandara besar di Balikpapan dan Samarinda. Perlu dilakukan pemeriksaan untuk pencegahan agar kecurangan layanan rapid test antigen tidak terjadi di Kaltim. Tidak hanya di bandara saja, seluruh tempat layanan rapid test harus diperiksa,” tegasnya.

Diberitakan, Ditkrimsus Polda Sumut menggerebek lokasi layanan rapid test antigen bekas di lantai II area Mezzanin Bandara Internasional Kualanamu, Selasa (27/4/2021) sore. Penggerebekan ini diduga terkait adanya kecurangan layanan rapid test antigen.

Informasi yang dihimpun, lima petugas rapid test antigen telah diamankan dari lokasi. Turut diamankan berbagai alat-alat kesehatan pemeriksaan rapid test. Mereka yang diamankan di antaranya RN (admin), AD (analis), AT (analis), EK (analis) dan EI (kasir). (***)

Baca Juga:  Ada 90 Kasus Baru di Samarinda, Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Terus Bertambah

Reporter: Bima Putra Perkasa

Editor: Prananda Dwi Indra Purnama

Share :

Baca Juga

News

Ada 90 Kasus Baru di Samarinda, Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Terus Bertambah

News

Para Minggu 20 Desember 2020, Pasien Terpapar Covid-19 di Kaltim Bertambah 155 Kasus

News

Jalan Poros Samarinda-Balikpapan Amblas, Upaya Perbaikan Menyeluruh Tunggu Dana Pusat

News

Presiden Segera Keluarkan Keppres soal Cuti Bersama, Libur Akhir Tahun ASN BIsa Saja Dikurangi

News

Tes Swab Mandiri, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Positif Terpapar Covid-19

News

Hasil Tes Swab Massal di Bandara APT Pranoto Samarinda, 160 Pegawai Dinyatakan Negatif Covid-19

News

Kaltim Dapat 25 Ribu Vaksin Covid-19, ASN di Samarinda Diminta Mendaftar Jadi Penerima

News

Vaksin Sinovac Sudah Tiba di Indonesia, Kuota untuk Kota Samarinda Masih Belum Diketahui